Sabtu, 05 Maret 2016

PISANGNYA DIPOTONG JADI TIGA

Percakapan antara Ayah dan Anak sepulang sholat jumat.

Ayah : nak, tadi kamu dengerin khutbah jumat-nya kan?
Anak : dengerin dong yah
Ayah : bagus, sekarang Ayah mau test kamu. sebagai anak kamu harus berbakti pada siapa?
Anak : ibuu..
Ayah : kemudian siapa lagi?
Anak : ibu lagi
Ayah : Oke, selanjutnya siapa?
Anak : ibu lagi yah...
Ayah : Bagus, habis itu siapa?
Anak : Ayah..
Ayah : pinteeeer... anak Ayah. jadi ibunya ada berapa tadi?
Anak : ada tiga yah
Ayah : Ayahnya ada berapa?
Anak : satu...
Ayah : ibu kamu berapa?
Anak : satu..
Ayah : berarti kurang berapa?
Anak : dua..
Ayah : siip.. nanti sampai rumah bilang sama ibumu yaaa

Singkat cerita, eng ing eng...
Pulang nyampai rumah, ibunya kebetulan sedang mengupas sebuah pisang untuk nyuapin dede bayi.

Anak : Assalamualaikum....
Ibu : Wa alaikumsalam.... eeeh... anak ibu sudah pulang
Anak : ibu.. ibu... tadi kan khutbah jumat-nya membahas tentang kewajiban seorang anak berbakti pada orang tuanya, terus tadi dijalan ayah bilang seharusnya aku punya tiga ibu, karena sekarang baru satu, jadi masih kurang dua...
Ibu : Oooh... ayahmu bilang begitu nak?
Anak : iya bu
Ibu : kamu tahu ini apa? (sambil nunjukin pisang)
Anak : pisang bu...
Ibu : ada berapa pisangnya?
Anak : satu bu
Ibu : bagaimana caranya agar satu pisang ini bisa dinikmati oleh tiga orang?
Anak : dipotong jadi tiga bu
Ibu : anak pintar. nanti bilang sama ayahmu yah
Anak : baik bu..

Ayahnya yang secara diam-diam mendengar percakapan anaknya dengan istrinya, ternyata langsung semaput. Hahahaha....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar